Pendaftar Haji Jateng Terus Bertambah

Semarang-Keinginan umat muslim Jawa Tengah yang ingin melaksanakan ibadah haji cukup tinggi. Jika ingin mendaftar haji reguler saat ini, maka harus menunggu sampai tahun 2020 mendatang atau menunggu 9 tahun.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jateng, Imam Haromain Asyari mengatakan, jumlah pendaftar haji reguler terus bertambah. Namun bagi yang mendaftarkan dirinya pada saat ini, maka akan masuk daftar keberangkatan tahun 2020.

“Kuota haji untuk tahun 2019 sudah habis pada akhir Desember 2011 lalu. Jadi saat ini sudah masuk kuota tahun 2020,” katanya kemarin.

Menurut Imam, kuota haji untuk tahun 2020 juga diperkirakan akan habis dalam beberapa bulan kedepan. Jumlah kuota Jawa Tengah pertahun sebanyak 29.657 orang, dan kuota itu rata-rata habis dalam waktu 3-4 bulan.

“Ada kegairahan dan kesadaran beragama umat muslim di Jateng untuk menunaikan rukun Islam ke lima di Tanah Suci Mekah. Tentu saja, hal ini harus disyukuri,” ucapnya.

Disinggung mengenai meningkatnya pendaftaran haji itu terkait adanya dana talangan dari perbankan, Imam Haromain tak menampik sepenuhnya sebab memang membantu masyarakat untuk memperoleh kuota.

“Adanya dana talangan haji dari perbankan memang membantu, tapi ibadah haji juga atas kesadaran pribadi, sebab banyak yang sudah mampu namun belum berangkat haji,” papar Imam.

Seperti diketahui untuk mendapatkan jatah kuota atau kursi haji umat muslim musti membayar uang senilai Rp25 juta. Bagi yang ingin daftar namun belum memiliki dana sebanyak itu, bisa mencari dana talangan ke beberapa bank yang ada.

Masing-masing bank memiliki aturan masing-masing dalam mengangsur talangan tersebut. Ada yang hanya diberi waktu dua tahun, namun juga ada yang sampai lima tahun. Intinya, sebelum berangkat dana talangan tersebut sudah harus lunas.(source:pelitaonline)