Rakernis Kesekretariatan Regional 1 Diikuti 16 Sekretaris PW IPHI

Jakarta-Sebanyak 16 orang sekretaris PW IPHI se- Sumatera, Kalimantan, NTB, dan NTT mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kesekretariatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat IPHI selama dua hari (3-4 November 2012) di Gedung Persaudaraan Haji PP IPHI Jl. Tegalan Matraman Jakarta.

Peserta Rakernis Regional 1 tersebut berasal dari utusan Pengurus Wilayah IPHI Provinsi Aceh, Sumut, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumbar, Sumsel, Lampung, Bangka Belitung dan Kepri. Kemudian PW IPHI Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Rakernis Kesekretariatan Regional 1 dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum PP IPHI Drs. H. Basri Bermanda. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekjen IPHI H. Ali Hadiyanto, Sekretaris I H. Anshori dan Ketua OKK H. Abdul Khaliq Ahmad serta pengurus pusat, Badan Pelaksana PP IPHI dan pengurus lainnya.

Waketum IPHI H. Basri Bermanda  dalam sambutan pembukaan mengungkapkan kegiatan rapat kerja teknis  yang mengikutsertakan para sekretaris wilayah IPHI ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan tata kelola organisasi kepada para sekretaris PW IPHI dalam menyokong kegiatan administrasi IPHI. Menurutnya sebagai organisasi masyarakat pengurus IPHI dituntut untuk memahami perkembangan organisasi dan penguasaan terhadap tata kelola organisasi mutlak dibutuhkan.

“IPHI sebagai organisasi kemasyarakatan dituntut responsip terhadap perkembangan teknologi sehingga jika mau professional pengurus wilayah dituntut untuk memiliki kesiapan dalam mengelola administrasi yang lebih maju sekarang ini. Untuk mencapai tujuan organisasi yang modern tentu dibutuhkan pengelolaan administrasi yang sumbernya dari seberapa jauh penguasaan sekretaris organisasi karena ruhnya organisasi berada di kesekretariatan,” Ujar Waketum.

Lebih lanjut Basri Bermanda menyatakan dengan dukungan komponen administrasi yang baik dapat meningkatkan aspek kualitas maupun keahlian para pengurus IPHI dalam merespon perkembangan yang ada. Oleh karena itu menurut Waketum sebagai komponen penting dalam organisasi peran sekretaris harus dapat mendukung kinerja organisasi. Apalagi sebagai ormas IPHI secara posisioning dapat disejajarkan dengan ormas lainnya.

“Harapannya kami kegiatan Rakesnis ini mampu melahirkan kesekretariatan terpadu dan modern sehingga pengurus IPHI mampu menguasi komponen tata kelola organisasi. Dan hal ini sesuai dengan tuntutan UU Keormasan yang menjunjung kearsipan yang baik, disamping itu IPHI sebagai mitra pemerintah memiliki pengurus yang dapat dijadikan contoh bagi ormas lainnya,” terangnya.

Sementara itu Sekjen IPHI Drs. H. Ali Hadiyanto mengemukakan kebijakan organisasi seputar kesekretariatan harus mampu mengimbangi laju organisasi yang berbanding lurus dengan administrasi sehingga tidak ada ketimpangan.

“IPHI satu-satunya organisasi yang mengurus para jamaah haji, oleh karena itu sebagai organisasi yang menjamin kelestarian kemabruran haji IPHI memegang kunci untuk selalu menjaganya,” Ujarnya.

Ali menambahkan untuk mewujudkan misi dan visi IPHI tulang punggung organisasi berada pada secretariat karena posisinya sebagai jantung organisasi.

“Sebagai komponen utama organisasi fungsi sekretariat sangat penting untuk mengelola administrasi secara terpadu. Oleh karena itu merupakan kewajiban PP IPHI melakukan Rakernis untuk meningkatkan profesionalitas sekretaris PW IPHI. Ke depan persuratan akan dilakukan melalui electronic mail dan hanya sk atau dokumen penting IPHI saja yang masih menggunakan pola standar selama ini,” terangnya.

Ali Hadiyanto mengungkapkan pengurus wilayah dan daerah IPHI harus mampu menguasai dan memahami fungsi email dan lainnya untuk menunjang IPHI menjadi organisasi yang modern dan diperhitungkan.

Usai pengarahan peserta Rakernis mendengarkan paparan tentang fungsi kesekretariatan yang disampaikan oleh Ketua OKK H. Abdul Khaliq Ahmad. (am)