Balad dan Toko Ali Murah Yang Memanjakan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

Memasuki Pasar Balad yang  mirip Tanah Abang Jakarta, orang Indonesia akan merasa dimanjakan dalam berbelanja. Banyak toko-tokonya menggunakan nama-nama yang sangat Indonesia, seperti: “Toko Ali Murah”,  Toko Ali Murah ini bisa disebut sebagai toko pelopor oleh – oleh umrah dan haji. Dulu lokasinya jauh di belakang pasar Al – Balad, letaknya tidak begitu strategis tapi tetap banyak yang mencari, baik dari kalangan artis maupun crew kabin. Sekarang toko Ali Murah dapat dijumpai dengan mudah dengan tulisan besar yang bisa terbaca jelas dari jalan besar.
 
Setelah “Toko Ali Murah”, eksis dan laku keras, toko – toko berlabel murah lainnya mulai bermunculan, seperti, “Toko Gani Murah”, “Toko Noor murah”, “Toko Kamal Murah”, “Toko Sultan Murah” dll.
 
Dan yang jaga toko juga kreatif, dulu mereka taunya kalau ada calon pembeli yang lewat di depan tokonya manggil-manggil “Siti rohmah, ayo belanja”. Dan terakhir mereka udah ganti panggilan “Ayo bunda cantik, bunda cantik, mampir bunda cantik” hahahahahaha….jadi setiap ada jamaah umroh atau haji perempuan asal Indonesia yang lewat (keliatan dari seragamnya), yang tua maupun yang muda langsung kena rayuan ‘maut’ tadi. Bisa ajah …. Tapi percayalah harga-harga yang ditawarkan si “Toko Toko Murah” ini sama sekali tidak murah.
 
Info paling gress kalau belanja disana bisa pake rupiah loh ! Mereka juga telah menyiapkan uang kembalian dalam bentuk rupiah juga. Jadi tidak usah cape-cape tukar riyal loh. Memang tidak di semua gerai mau, tapi pada umumnya bisa ternyata.
Dan ternyata di belakang toko-toko yang murah-murah tersebut masih banyaakkkk…..toko-toko bertebaran…..tidak cukup seharian thawaf di Balad sana. Ada sudut yang mirip Blok M Pasar Baru yang ada di Jakarta Pusat sana, toko-toko dengan ornamen kota jaman tempo dulu. Beberapa orang juga mengasosiasikan dengan Tanah Abang, tapi kalau pusat perbelanjaan di Balad ini lebih nyaman dan tidak terlalu banyak senggol-senggolan.
 
Sebenarnya, jualan apa aja sih disini? Macam-macam, Balad dengan Corniche Center-nya menawarkan semua kebutuhan orang hidup mulai kelas bawah sampai kelas atas. Mulai dari oleh-oleh khas saudi seperti : tasbih, karpet, kurma, sajadah, coklat-coklat an, kue-kue an, jam tangan, aneka produk kulit, kerudung, pasmina, hingga celak mata dan hena bisa dibeli di pusat perbelanjaan yang setiap waktu shalat tiba ditutup beberapa saat ini.

Banyak juga yang bolak balik buat beli abaya (baju tradisional perempuan Arab berwarna hitam). Parfum pun banyak, mulai dari yang asli sampe yang KW kesekian. Tas-tas pun juga begitu. Tapi barang KW disini gak semeriah dan seheboh kalau di Indonesia sih ya. Barang-barang elektronik juga banyak. Jual emas dan berbagai perhiasan juga ada. Terus ada juga swalayan-swalayan yang lain. Jual beli pulsa juga komplit.
Semua barang-barang tersebut rata-rata 90 persen  impor. Sebenarnya tidak hanya di Toko Ali Murah, di toko ‘murah’ yang lain pun barang-barangnya hampir semua impor. Mereka mengimpor dari India, Pakistan, dan yang paling utama adalah dari Cina. Barang yang impor dari Cina harganya relatif cukup murah.
Selain Balad, pusat belanja murah juga ada di kawasan Haraj Al-Sawarikh, sebuah los pasar panjang yang menjual aneka barang baru dan bekas. Karpet, lampu kristal, barang pecah belah, kosmetik, barang elektronik, dan suvenir banyak dijual di kawasan ini. Jika pandai menawar dan memilih, pengunjung bisa mendapatkan barang bagus dengan harga murah di sini.
Sementara di Tahlia Street, yang berada di tengah Kota Jeddah, pengunjung bisa berbelanja di pusat perbelanjaan dan butik yang menjual produk-produk fashion ternama dunia seperti Prada, Gucci, dan Giorgio Armani. Harganya tentu ratusan hingga ribuan riyal per item. Bahkan warga Indonesia yang sudah lama menetap di sana mengatakan, kalau ingin menghabiskan gaji sebulan dalam hitungan menit, silahkan mampir ke Tahlia Street.
Dan jika ingin berbelanja produk elektronik, Falestin Street tempatnya. Di kanan kiri jalan ini berjajar toko-toko yang menjual aneka merek telepon genggam, kamera, alat pemutar dan perekam musik berformat digital versi MP3, MP4, dan MP5, serta laptop beserta aksesorisnya. Dengan harga relatif lebih murah dibandingkan dengan harga barang elektronik di tanah air. 

Setelah puas berbelanja, anda bisa memanjakan perut dan tenggorokan anda di gerai-gerai makanan yang ada di kawasan Balad. Anda yang kangen dengan masakan tanah air tidak perlu khawatir karena disini banyak sekali gerai makanan yang menjual masakan khas Indonesia.