Skip to Content

Ilmuwan Muslim asal Indonesia raih penghargaan bergengsi, King Faisal International Prize

Author: | Posted on 8:08 am
JAKARTA (UMMAT Pos) — Peneliti asal Indonesia Profesor Irwandi Jaswir memenangkan penghargaan bergengsi, King Faisal International Prize (KFIP) atas kontribusinya di dunia Islam. Ia mengembangkan teknologi deteksi cepat kandungan non halal dalam makanan, kosmetik dan produk lain yang sering dipakai umat Islam. “Alhamdulillah karena kontribusi saya yang sangat kecil dianggap berarti oleh pihak luar. Semoga tetap bermanfaat untuk umat manusia secara keseluruhan,” ujar dosen di International Islamic University Malaysia (IIUM) tersebut. Sejak didirikan pada tahun 1979, KFIP telah menganugerahkan penghormatan atas karya di berbagai bidang. Diantaranya, penghargaan di bidang pelayanan terhadap Islam, Studi Islam, Bahasa Arab & Sastra, Kedokteran, dan Ilmu Pengetahuan. Dilansir Arab News, Kamis (11/1). Irwandi mengatakan dirinya merupakan orang kedua Indonesia yang memenangkan penghargaan tersebut setelah sekitar 1980-an Perdana Menteri, Muhammad Natsir, memenangkan penghargaan serupa untuk kategori yang sama. Selain Prof. Irwandi Jaswir, Hadiah Studi Islam juga diberikan kepada sejumlah tokoh lain dari berbagai negara, diantara mereka adalah profesor Bashar Awwad asal Yordania. Ia diberi penghargaan untuk studi historis dan geografisnya yang luas dalam mengedit studi Hadits dan ilmuwan sejarah. Selain itu, ada Profesor Chokri Mabkhout dari Tunisia yang dianugerahi penghargaan untuk Bahasa Arab dan Sastra. Seperti dilansir Arab News, Mabkhout terkenal karena originalitasnya dalam analisa tulisan bertema biografi Arab. Penghargaan untuk bidang medis diberikan kepada Profesor James P. Allison atas kontribusinya dalam pengembangan bidang imunoterapi kanker. Profesor University of Oxford Profesor Sir John M. Ball dianugerahi penghargaan dalam bidang Sains atas kontribusi dan terobosannya terhadap persamaan diferensial parsial nonlinier, kalkulus variasi, dan sistem dinamik. Menurut Prof. Irwandi dirinya dan keluarganya bakal diundang ke Saudi Arabia untuk menerima hadiah tersebut dua bulan mendatang. (fm)