Skip to Content

2 Juta Jamaah Diperkirakan Umrah Ramadhan

Author: | Posted on 5:37 am
Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) di Jeddah, Arab Saudi, telah merampungkan seluruh persiapan guna melayani sekitar dua juta muslim dunia yang akan datang ke Saudi untuk melakukan ibadah umrah selama bulan Ramadhan 1439 Hijriah. Direktur Umum Bandara Internasional Jeddah, Essam Nur, mengungkapkan, bulan Ramadhan 1439 H akan jatuh mulai 16 Mei 2018, dan pengelola KAIA sudah siap menyongsong kedatangan peziarah umrah dari seluruh dunia. “Kami telah membuat semua pengaturan yang diperlukan untuk menerima dan melepas para penumpang peziarah umrah, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan Ramadhan. Jumlah peziarah umrah tahun ini akan meningkat,” ujar Nur kepada koran Al-Watan, terbitan Rabu (25/4/2018). Nur mengatakan manajemen bandara telah menyiapkan semua ruang tunggu guna memberikan layanan terbaik bagi para peziarah yang datang dan berangkat. Menurut laporan statistik yang dikeluarkan pihak bandara KAIA, lebih dari 10 juta orang telah tiba dan meninggalkan Arab Saudi setelah melakukan umrah sejak musim umrah dimulai pada Oktober 2017. Musim umrah tahun 1439 H akan berakhir pada Juli 2018. Selepas itu pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak lagi menerbitkan visa umrah, dan akan berkonsentrasi menangani pelaksanaan haji. Laporan operator bandara Jeddah itu mengatakan sepanjang periode itu sebanyak 6.431.604 peziarah telah melakukan ibadah umrah. Jumlah kedatangan di bandara KAIA mencapai 3.330.847 orang, sementara mereka yang berangkat meninggalkan bandara tercatat ada 3.397.757 orang. Nur lebih lanjut mengatakan seluruh divisi operasional dan perusahaan penyedia layanan di bandara Jeddah tengah bekerja ekstra keras untuk memastikan para peziarah dengan layanan sempurna dan untuk mencapai tingkat kinerja tertinggi bandara. “Sejak awal bulan Shaaban (17 April), telah terjadi peningkatan jumlah peziarah, dan diharapkan akan lebih banyak lagi ketika memasuki liburan musim panas sekolah yang akan dimulai pada 15 Mei,” kata Nur. Pengelola bandara bersama para mitra akan bahu-membahu guna memastikan pergerakan yang mudah bagi para peziarah, dan menyediakan mereka dengan layanan standar sehingga memungkinkan mereka dapat melakukan umrah dengan nyaman. “Tujuh ruang tunggu untuk kedatangan dan jumlah yang sama untuk keberangkatan telah disiapkan untuk menerima dan mengirim para penumpang peziarah yang akan dilayani oleh 27 unit badan pemerintah dan swasta,” papar Nur.