Skip to Content

Kemenag Cabut Izin Penjual Visa Umrah ke Travel Belum Berizin

Author: | Posted on 2:57 am
Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI bergerak cepat dan berhasil mengungkap siapa travel penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) sebagai fasilitator visa umrah jamaah Ziezie Travel, yang belakangan terbukti menelantarkan 13 orang jamaah umrah Ramadhan/Syawal 2018 di kota Mekah. PPIU yang berkolaborasi dengan Ziezie Travel tersebut adalah Zienta Travel di bawah bendera PT Zienta Inti Kalimantan. Adapun Ziezie Travel diketahui tidak memiliki izin penyelenggara umrah atau terdaftar di Kementerian Agama, namun berani memberangkatkan jamaah umrah di penghujung musim umrah tahun 1439 Hijriah. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M Arfi Hatim menyatakan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi kepada Zienta Inti Kalimantan, PPIU yang mengantongi izin sebagai provider visa umrah. “Sanksinya, mereka tahun depan tidak diberi pengesahan sebagai provider visa umrah,” ujarnyas di Jakarta, Sabtu (30/6/2018). PT Zienta Inti Kalimantan tercatat sebagai anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI). Zienta Travel yang beralamat di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ini mengantongi izin resmi sebagai penyelenggara umrah. Mengenai kemiripan nama, sehingga Ziezie Travel bisa diasumsikan sebagai anak usaha Zienta Inti Kalimantan, hingga berita ini dirilis ManasikNews belum memperoleh konfirmasi dari manajemen Zienta. Ziezie Travel sebelumnya diketahui memberangkatkan 13 orang jamaah umrah yang kemudian gagal pulang ke Tanah Air sesuai jadwal. Mereka berangkat sebelum Lebaran 1439 H, dan dijadwalkan kembali ke Indonesia tanggal 20 Juni 2018. Namun hingga sekarang ke-13 jamaah itu belum bisa pulang ke Tanah Air. Mereka sedang dalam penanganan tim Kantor Urusan Haji (KUH), dan seluruhnya diinapkan di wisma haji Indonesia di Mekah.– manasik