Skip to Content

Musim Tahun Ini, Saudi Target 8,5 Juta Jamaah Umrah

Author: | Posted on 2:47 pm
Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi menargetkan kedatangan jamaah umrah dari luar negeri sebanyak 8,5 juta orang pada musim umrah 1440 Hijriah (2018/2019) yang berlaku mulai 1 Muharram. Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi kedatangan jamaah umrah luar negeri pada musim sebelumnya (1439 H atau 2017/2018) yang mencapai 6,5 juta jamaah. Berdasarkan data statistik resmi yang sudah dirilis pemerintah Saudi, pada musim umrah 1439 H diikuti total sebanyak 19.079.306 jamaah, yang mana sejumlah 6.532.074 orang atau 46,9% berasal dari luar negeri. Sementara jamaah umrah dari dalam negeri (penduduk asli Saudi dan mukimin/pendatang) mencapai 12.547.232 orang atau 53,1%. Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Umrah, Abdulaziz Abdulrahman Wazzan, mengatakan, kementerian akan terus menerus berupaya dan berkoordinasi dengan semua sektor terkait dan mitranya dalam pelayanan umrah. “Semuanya terlibat menyiapkan sumber daya dan potensi yang diperlukan untuk melayani sebaik-baiknya jamaah umrah di musim mendatang dan seterusnya,” ujar Wazzan kepada surat kabar Okaz, akhir pekan lalu. Wazzan menyebutkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah sedang dalam proses mengembangkan portal elektronik, yang mana nantinya semua prosedur umrah dapat diselesaikan secara elektronik. “Sistem ini akan meningkatkan transparansi dan memangkas waktu dalam penyelesaian prosedur dan meningkatkan standar layanan dengan mencapai integrasi di antara semua pihak berwenang yang berpartisipasi dalam memberikan layanan umrah,” kata dia. Sementara itu, pada musim umrah 2019 akan tercipta lapangan pekerjaan sebanyak 15.000 orang yang diperuntukkan bagi pemuda/pemudi Saudi. Menurut Wazzan, kerajaan telah menerbitkan lisensi kepada 685 perusahaan, dengan investasi di sektor perhotelan akan naik sebesar US$ 26,6 juta yang mampu menciptakan pekerjaan untuk lebih dari 15.000 pekerja. “Kementerian berupaya mengubah penyelenggaraan haji dan umrah menjadi industri untuk menjadikannya salah satu cabang utama yang baru bagi perekonomian nasional Saudi. Hal itu sejalan dengan Visi Kerajaan Arab Saudi 2030, yang bertujuan untuk menampung 30 juta peziarah umrah dalam satu musim,” papar dia. =manasik