Haji Mabrur, Apa dan Bagaimana Cirinya?

IPHI mencanangkan haji mabrur sepanjang hayat, bagaimana memulainya dan apa indikator kemabrurannya?

Untuk mencapai haji mabrur harus dimulai dari sebelum berangkat.

1. Niat yang tulus (ikhlas semata-mata karena Allah) dan sebaik-baik bekal adalah takwa kepada Allah.

2. Biaya yang digunakan berasal dari usaha/harta yang halal.

3. Pelaksanaan hajinya baik rukun, wajib, dan sunnahnya sesuai ketentunan syariat.

4. Selama dalam perjalanan dan ibadah haji tidak melakukan rafas (ucapan/perbuatan yang bersifat pornografi), fasiq (perbuatan maksiat/dosa), dan jidal (berbantah-bantahan dan pertengkaran).

Setelah kembali dari ibadah haji meningkatkan kualitas ibadah dan kapedulian sosial yang ditandai dengan:

1. Perilaku dan tutur katanya lebih baik
2. Menebarkan kedamaian dan kesejahteraan
3. Senang memberi dan membantu kepentingan ummat.