Inilah Momentum Gerakkan Kekuatan Ekonomi dan Bisnis Umat

Harlah IPHI ke-29 menjadi momentum untuk menegaskan program prioritas penguatan ekonomi dan bisnis umat.

 

“Saya sudah melakukan kunjungan kerja ke 15 kepengurusan di tingkat provinsi dan lebih 20 di kabupaten/kota. Ini fakta di lapangan, IPHI memiliki potensi ekonomi yang sangat kuat sehingga perlu diekplorasi lebih lanjut agar ekonomi umat semakin kuat dan madiri,”jelas Ketua Umum PP IPHI H. Ismed Hasan Putro dalam sambutan Tasyakuran Harlah ke-29, Jumat (22/3/2019].

 

Dengan bekal pengalaman sebagai mantan Direktur Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), sebuah badan usaha milik negara yang menguasai tata niaga sembilan bahan pokok rakyat, H. Ismed yakin modalitas yang dimiliki pengurus dan anggota IPHI dapat memperkuat sektor bisnis umat sehingga memiliki kekuatan ekonomi mandiri.

 

Dijelaskan lebih lanjut, di beberapa provinsi dan kabupaten, pengurus IPHI adalah gubernur, wakil gubernur, bupati/wakil, walikota, pengusaha, akademisi dan tokoh masyarakat yang memiliki akses sumber daya untuk penguatan program ekonomi umat.

“Kami yakin, potensi tersebut dapat dikelola lebih baik. Saat ini sedang disiapkan produk-produknya, perizinannya dan teknis pengaturannya,”jelasnya.

 

Program penguatan ekonomi umat ini mendapat sambutan hangat dari sesepuh dan mantan Ketua Umum PP IPHI dua periode H. Mubarak. Ia berharap, IPHI menjadi pelopor dalam membangun kekuatan ekonomi umat sebagaimana para da’i pendahulu yang membawa Islam ke Nusantara ini berdakwah dengan modal dan kekuatan ekonomi.

 

Sebelum ramah tamah, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum H. Ismed kepada perwakilan Badan Pelaksana yang diwakili Ketua MTP IPHI Hj. Nurhasanah.