IPHI dan DPR RI Sepakat Perkuat Kerja Sama

Sebagai organisasi resmi masyarakat haji Indonesia, hubungan antara Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan DPR RI dapat lebih diperkuat dalam pembahasan regulasi terkait haji dan umrah serta program-program keumatan lainnya.

“Sebagai organisasi masyarakat haji, IPHI merupakan mitra strategis pemerintah baik Kementerian Agama RI maupun Komisi VIII DPR RI yang membidangi bidang haji,”Ujar Sekjen PP IPHI H. Sam Nashir kepada Ketua DPR RI H. Bambang Soesatyo, Rabu (27/03/2019).

Dalam kesempatan pertemuan yang dipimpin Ketua Umum PP IPHI H. Ismed Hasan Putro ini, disampaikan juga sejumlah temuan permasalahan haji dari tahun ke tahun. Temuan tersebut perlu diteruskan ke wakil rakyat agar dapat dijadikan pertimbangan dalam  pembahasan perundangan.

 “Apalagi sebagai organisasi, IPHI lebih mewakili aspirasi masyarakat haji daripada KBIH atau kelompok bimbingan dan travel yang bergerak di sektor bisnis perjalanan. Selama ini Komisi VIII lebih sering mengundang KBIH dan travel daripada IPHI. Memang sering juga anggota komisi VIII DPR RI yang datang ke kantor PP IPHI untuk meminta masukan, tetapi sebagai lembaga, DPR perlu bersama IPHI memperkuat kerja sama positif,”papar  H. Sam yang juga ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia ini.

 

Dijelaskan lebih lanjut, pertemuan antara PP IPHI dan DPR RI merupakan ajang  silaturahmi sekaligus memperkenalkan IPHI dari tingkat pusat hingga desa/kelurahan. Juga dimanfaatkan untuk menjelaskan program dan peran strategis IPHI dalam pembinaan umat ,  kepedulian IPHI terhadap  penyelenggaraan haji dan umrah,  dan upaya IPHI untuk kebangkitan ekonomi umat melalui pengoperasian gerai-gerai sembako atau warung haji.

Atas berbagai langkah pengabdian kepada umat dan masukan IPHI kepada DPR,  Ketua DPR menyampaikan terimakasih dan mendorong IPHI agar lebih optimal dalam pembinaan umat dan peranserta dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Ia juga sepakat meningkatkan kerja sama antar lembaga DPR RI dan IPHI.