Lolos di Musibah Mina, Jemaah Ini Wafat di Pesawat

Tragedi Mina Beberapa waktu yang lalu memang mengundang keprihatinan publik. Apalagi Tragedi Mina yang terjadi Terakhir ini menjadi Tragedi Mina yang paling beruk selama 25 tahun terakhir. Hingga Kamis hari ini, sudah 222  orang Jamaah Haji Indoensia menjadi Korban Tragedi tersebut namun masih banyak Jamaah Haji Indonesia yang lolos dari Tragedi Mina.

Seorang Jamah haji Asalo Sidoarjo Suparto Bin Sarimin Wafat di atas Pesawat yang membawanya pulang ke tanah air pada hari Rabu (07/10) lansia yang berusia 88 tahun tersebut wafat 30 menit sebelum pesawat take off membawanya kemabali ke Tanah Air.

Suparto merupakan Jamah haji Kloter ke 17 setelah diketahui Wafat Petugas Haji Membawa Jenazah Suparto ke RS Haji Sukolilo. Setelkah itu jenazah di bawa ke Rumah Duka Di Desa Kalimati RT 03/RW 05 Kecamatan Tarik Sidoarjo.

Achmad Rofi’I yang merupakan Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Sidoarjo mengatakan Suparto meninggal dunia diduga meninggal karena serangan jantung, Meskipun Lanjut Usia awalnya Suparto hanya mengeluh sakit biasa saja, bamun takdir berkata lain saat pesawat dari Mejkkah membawa Peluang.

Rofi’I pun menambahkan ia mendapatkan laporan dari ketua kloter 17 serangan jantung yang didapat ini karena usia yang yang sudah amat lanjut. Dan kelelahan, Perjalanan Dari Mekkah ke Surabaya menempuh waktu kurang lebih 10 jam pesawat Saudi Arabia Airlaines itu mendapat pukul 05.30 WIB.

Ada jamaah haji Indonesia yang lain yang juga wafat kala itu. Jamaah Haji Indonesia tersebut bernama Muryati Binti Kalin Perempuan Barusia 56 tahun tersebut wafat saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada pukul 14.30 WIB.

Sama dengan Supoarto, Muryati Binti kalim Juga berasal dari Jawa Timur Lebih teaptnay daiJKota Mojokerto. Almarhumah adalah warga Siring Kecamatan Porong yang tingal di Mojosari Mojokerto.

Almarhumah Muryati Tercatat sebagai Jamaah Haji Indonesia Kloter 18. Pesawat yang membawa kloter ini tiba di Bandara Juanda pada pukul 13.30 WIB. Jenazah Almarhumah Muryatimasih disenmayamkan di Asrama Haji Sukolilo.