Khataman Alquran Terbesar itu Digelar di Mekkah

Lebih dari dua juta jamaah terdiri atas warga lokal Arab Saudi, warga asing peserta umrah, dan pengunjung lain jadi saksi dan larut dalam khitmad doa pada khataman Al-Quran di Masjidil Haram, Mekah, Rabu malam (13/6/2018).

Peristiwa rutin di setiap akhir bulan suci Ramadhan ini dihadiri langsung Raja Salman, yang notabene Sang Penjaga Dua Masjid Suci, beserta Putra Mahkota Muhammad Bin Salman yang juga menjabat Deputi Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Arab Saudi.

Khataman Al-Qur’an menandai berakhirnya periode tadarus Al-Qur’an yang dilakukan selepas shalat tarawih sejak malam pertama bulan Ramadhan 1439 Hijriah. Khatm Al-Qur’an berada di malam ke-29 bulan suci Ramadhan.

Pemandangan akhir Ramadhan 1439 H di Masjidil Haram, baik dalam masjid maupun pelatarannya.

Seperti dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA), jutaan muslim malam itu larut dalam doa dengan suasana spiritual nan tenang di Masjidil Haram, di bawah penjagaan super ketat aparat keamanan gabungan.

Doa dipimpin imam dan khatib Masjidil Haram, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, yang memohon kepada Allah SWT mengampuni seluruh muslim pada malam yang diberkati dan menyelamatkan mereka dari siksa neraka.

Sudais juga berdoa untuk keselamatan Kerajaan Arab Saudi dan semua negara muslim, yaitu dijauhkan dari segala mara bahaya, kejahatan, serta berlangsung aman dan stabil.

Para jamaah memadati Masjidil Haram dan tiada sejengkal pun ruang yang tersisa. Seluruh lantai dan halaman masjid suci ini penuh sesak jamaah, bahkan meluber hingga ke jalan-jalan utama menuju masjid.

Di luar masjid, arus lalu lintas cukup lancar. Hal itu berkat pengaturan lalu lintas yang disiapkan aparat kepolisian guna mencegah kemacetan kendaraan dan kecelakaan.

Semua institusi keamanan Saudi berkontribusi memperlancar arus lalu lintas. Selain Departemen Lalu Lintas, sejumlah badan termasuk Patroli Keamanan Pertahanan Sipil, kepolisian Mekah, Pasukan Keamanan Haram, serta keamanan penerbangan.

Beberapa instansi pemerintah berkontribusi memberikan layanan dan bantuan kepada jamaah dan peziarah umrah. Di antara mereka adalah Presidensi untuk Urusan Dua Masjid Suci, dan Kementerian Kesehatan di kota Mekah.-mnasik-